CERPEN "dari cinta, dengan cinta..."

DARI CINTA UNTUK SEMUA
Kring...kring...kring...kring... Uummhh... selamat pagi dunia, menatap ke arah jendela kamar, semua tempat dan jalanan sudah ramai orang berlalu lalang memulai aktivitas.
Jam dinding menunjukkan tepat pada pukul 07:00 wib, alhamdulillah aku nggak kesiangan ke kampus. Gara-gara udah subuh tidur lagi ya kayak gini ni. Kalau nggak tidur udah subuh pasti waktu jam kuliah ngantuk. Resiko mahasiswa yang suka begadang sih!!.
Tapi begadangnya aku, begadang berkualitas dong!. Aku begadang bukan melamun. Tapi lagi sibuk ngejar deadline untuk louncing novel aku sebelum lebaran tahun ini. lumayan sibuk sih! belum lagi tugas kuliah.
Semuanya harus akun jalani bersamaan dan harus memberikan hasil yag sempurna. Bukan Ika namaku jika aku tak mampu menyelesaikan tugas dengan baik.
Saatnya mandi dan berangkat ke kampus kesayangan... go.. go... go...
Langkah tegap pasti, begitu semangatnya aku tahun ini semua target harus tercapai dan semua tugas harus terlaksanakan.
Saat perjalanan menuju kampus
“AAuuuu... aduuuhhhh!!” Duuuh sakitnya... kaki ku awww
“ya ampuuunnn! Pelan-pelan dong Ika jalannya, mana yang sakit?” sahut alya yang langsung menghampiri ku dan melihat-lihat kai ku yang tersandung itu
“... aduh sakitnyaaaa”
“kamu sih, jalan tu hati-hati dong, pelan-pelan kalo jalan. kampus Cuma lima langkah kayak gini kok buru banget”
“ummhh tadi aku emang nari-nari dikit gitu sangking semangatnya ngampus hari ini”
“ya udah yok ah! Pelan-pelan aja jalannya”
“iya iya..., Alya bawel”
***
Alhamdulillah sampe kelas juga. Hari ini mata kuliah Hadist Dakwah. Bener-bener nggak suka sama mata kuliah ini. tapi ya.... namanya juga mahasiswa, kalau nggak mau kuliah ya tinggal pulang kampung.
Meskipun menempuh pendidikan di bidang dakwah, yaitu prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Agama Islam. Tapi aku sama sekali tak tertarik untuk menjadi seorang pendakwah. Aku bercita-cita ingin menjadi seorang jurnasil.
Aku ingin berdakwah dengan tulisan ku. cita-cita ku ini luar biasa bukan?. Bagi ku sih luar biasa, aku sudah memulainya dengan aktif menulis di akun blogger ku. dan sudah aku tekuni sejak satu tahun lalu.
Sebenernya aku mulai hobi menulis semenjak duduk di bangku SMA, saat itu aku hobi menulis surat cinta untuk seorang cowok yang aku suka waktu zaman sekolah. hihihi lucu kalau di inget-inget.
Mulai semenjak aku jadi benar-benar hobi menulis, setiap hari aku luapkan seluruh iri hati ku melalui buku daery. Sambil mengisi waktu senggang aku juga sering menulis cerpen mengenai cinta monyet anak sekolahan. Sering juga menulis puisi, puisi cinta. Hehe
Bagiku menulis adalah segalanya. Dengan menulis aku menjadi bahagia, dengan menulis aku merasa aku menemukan diri ku. menyenangkan!
***
Sore hari setelah selesai ngajar, barulah aku menjemput teman ku, notebook mungil yang selalu menemani kesendirian ku di kamar.
Ya.. aku juga seorang pengajar, di TPQ kasih ibu yang tempatnya tak jauh dari kampus. belum lama menjadi guru disana. Baru beberapa bulan. tapi sudah terasa nyaman. bisa bergagi ilmu dan suka cita dengan adek-adek lucu itu tentunya ada rasa kebahagiaan tersendiri.
Sibuk banget memang. karena aku mau setiap hari ku tak ada waktu yang terbuang sia-sia. Semua waktu termanfaatkan untuk hal-hal bermanfaat dan positif tentunya.
Pulang dari TPQ, barulah aku menyepi ditemani notebook dan secangkir kapucino hangat, dan satu lagi, Allah. Karena sejatinya aku tak pernah benar-benar sendiri. Karena aku tu Allah akan sellau bersama ku sepanjang waktu.
Karya pertama yang aku tulis satu tahun yang lalu dan aku muat di blog lumayan mendapat komentar-komentar positif, judul artikelnya LUKA.  Dan ternyata meskipun begitu alhamdulillah banyak yang bilang bagus lo tulisan ika, kenapa nggak buat novel aja?. Untuk Menjawab pertanyaan itu tentunya aku harus berjuang lebih keras lagi untuk mewujudkan menulis sebuah novel.
Selain itu, banyak juga yang seolah nggak percaya bahwa aku hobi nulis, karena pada dasarnya Ika yang orang kenal diluar sana itu adalah seorang perempuan periang, lucu dan suka bertingkah konyol hanya agar orang lain tertawa. “Mending kamu jadi pelawak aja ka nanti aku daftarin kamu ke lawak club, hehe” sampe di bilangin gitu sama salah satu temen aku.
Ya.. apapun itu, siapapun aku dimata mereka diluaran sana, aku yakin suatu saat aku akan menjadi seorang penulis profesional. Tentunya mulai dari mimpi dan hal-hal kecil yang sudah aku mulai. Hal kecil jika kita lakukan terus menerus pastilah akan menjadi besar.
Yang paling penting bagi ku dalam hidup adalah selalu mencintai semua orang dan berteman dengan baik. Meskipun aku menulis lebih suka sendiri dan sepi tapi aku selalu berusaha membuat semua teman-teman ku bahagia saat bersama ku.
Itulah kunci kebagian bagi ku untuk mengantarkan ku menuju gerbang sukses. Karena meskipun aku berjuang sekuat tenaga tapi tak ada yang mencintaiku maka aku belum bisa dikatakan layak untuk sukses.
Karena kebiasakan ku yang suka melawak di kelas membuat aku lebih diperhatikan oleh mereka. Alya salah satunya. Alya adalah sahabat ku yang paling dekat denganku dari pada sahabat-sahabat kami yang lain. Dia amat mengenal kemampuan menulis ku
Dia juga yang telah membuat akun blogger untuk ku. katanya agar aku punya tempat untuk berbagi tulisan ku ke semua orang. Dan yang pasti! Dia amat sering marah pada ku jika pas lagi buka blog dan melihat akun ku yang kadang aktif kadang tidak.
Hmmm, maaf ya Al dan makasih. Berkat cinta yang selamat ini kita jalin membuat mu begitu memperhatikan ku. Blognya akan tetap aktif kok. Dan akan selalu aku aktifkan dengan membagikan karya-karya tulis terbaik ku di dalamnya.
Begitulah pentingnya hidup, terus berkarya dan bekerja. Semoga kita semua bisa memaknai hidup ini bahwa mencintai semua orang itu penting dan berkarya itu penting.
Semuanya berawal dari Cinta, mulai dari cinta monyet hingga luka batin lalu mencintai semua orang, aku menemukan siapa diri ku. yaitu seorang penulis. Ya.... aku akan tetap menjadi penulis.
Dengan cinta kita bisa belajar semua hal, sedih duka bahagia. Tinggal kita sendiri yang menentukan ingin bahagia, bersesih atau berduka. Dan yang paling penting cintailah semua orang, itulah kesuksesan yang hakiki.

Teruslah berkarya dengan cinta.

Komentar

Postingan Populer